Friday, 17 March 2017

perjalanan melancong (1/~)

Bismillahirrahmanirrahim…
Hallo puzzle dalam blog, sudah lama tak berjumpa, sudah lama aku tak bercerita.
Saat ini aku kembali untuk bercerita, banyak hal dan aku bingung untuk memulai.
Ada cerita yang akan kubagikan mengenai kehidupan dan keluarga.
Kehidupan ini tak akan lama, tak tahu sampai kapan akan berputar karena ini adalah kehendakNya. 
Allah berfirman :
Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (10: 107)

Aku percaya akan hadir hari akhir itu tapi aku tak pernah tahu dan tak akan hari itu datang,yang pasti setiap umatNya memahami dan mempercayai hal tersebut karena sudah tertera dalam Al Quran dan Sunnah, sekarang bagaimana diri ini dan kalian memahami dan mempercayainya. Karena aku percaya dan Dia Maha Segalanya, Dia mempunyai 99 nama. Berbagai perjalanan telah dilalui…
Waktu terasa cepat,
Umur terus berkurang,
Apa aku masih berjalan di tempat, memikirkan yang kadang tak akan terjadi?
Raja Semesta yang Maha Segalanya mengetahui isi hati, doa, apalagi buruk sangka. Dia menyayangi semua umatnya tanpa terkecuali, tanpa ada perbedaan.
Hanya tinggal kita umatNya bagaimana menyikapinya, mau diperbaiki, mengikhlaskan atau memarahi yang akan memperburuk keadaan. Seperti contoh ada sebuah keluarga bahagia dengan ditambah lagi kehadiran anggota baru siapa yang tidak bahagia, tapi kehendak dan ujian pun hadir anak tersebut mempunyai kelebihan yang harus extra dalam mendidik dan mengasuh. Apa yang akan kamu lakukan? Imanmu baik ?ikhlas pertama,lalu kamu akan berpositive thinking dan menjalankan ujian dari Raja Semesta melakukan semaksimal mungkin untuk anak dan keluarga. Imanmu turun? Ya pastinya tak ada kata ikhlas dan berlapang dada, bahkan kamu akan menyalahkan oranglain dan merasa kamu yang paling  rendah dihadapan oranglain (baca :masyarakat), bahkan bisa menyalakan Raja Semesta.
Hal lainnya seperti keluarga yang bahagia, tapi kita tak akan pernah tahu ajal menjemput, apa yang akan kamu lakukan jika ternyata saat itu kamu belum meminta maaf atas keselahan tapi ternyata orang yang kamu sayangi pergi untuk selama-lamanya? Jika kamu sedang iman naik, kamu akan sabar, tabah, ikhlas tapi sebaliknya jika imanmu turun kamu akan menangis terisak, tak ikhlas, bahkan menyelahkan diri sendiri maupun oranglain yng jelas tak ada salah akan kamu kaitkan.
Sebenarnya bila dengan kepala yang dingin dan pikiran jernih, Allah SWT sangat saying dan itu adalah ujian untuk dirimu agar kamu mampu aatau tidak karena didepan nanti mereka orang terdekat yang sedarah dan wajib kita sayangi tanpa harus dikatakan akan berbuah manis.
Sebut saja anak dari sepasang artis yang cerdas dan membuat orang tua tersebut bangga. Surya, ia adalah sosok laki-laki yang menurutku tak mudah untuk menyikapi dan menerima keadaan diawal apabila orangtua tidak menerima dan meyalahkan. Karena orangtua yang memiliki tekad anak tersebut tak berbeda dan sama seperti yang lainnya akan merasakan kepercayaan dan dukungan yang besar.
Walau aku tak mengenal dekat dengan surya, aku banyak belajar, karena aku harus membuat sebuah keluarga menjadi utuh untuk mendidik dan mengasuh buah hati tersebut. Sulit? Memang, aku tak pungkuri. Allah tak tuli, Allah tak buta…
Allah SWT punya cara dan waktu yang tepat asalkan kita berdoa, berikhtiar dan tawakkal. Menjalankan perintahnya dan menjauhkan larangannya.
Hal lainnya membuatku kagum pada sekitarku, banyak sahabat, teman baikku telah ditinggalkan oleh satu sosok dari orangtua. Mereka tegar, tak masalah saat  membicarakan tentang kedua orangtua, mereka tetap tersenyum dan mengatakan bahagiakanlah mereka karena mereka masih ada, akan datang penyesalan saat mereka telah tiada.
Pemikiran mereka jelas berbeda denganku, mereka lebih kedepan. Apapun lebih terpikirkan oleh mereka, karena itulah aku banyak belajar. Mungkin mereka tak banyak memberikan barang atau hal yang mewah, tapi bagiku pelajaran ini sangatlah mewah melebihi apapun. Mereka tetap semangat dan tetap tersenyum serta membahagiakan sosok yang masih ada di dunia fana ini.
Aku menulis bukan karena aku ingin mengajarkan tapi aku ingin mengingatkan pada diriku sendiri dan menampar pada diriku, kalau aku harus selalu bersyukur dan belajar.
Semoga kamu merasakan hal tersebut juga, karena doa yang baik akan kembali baik dan sebaliknya.
Allah mendengar hati kecilmu tak ada yang bisa menandingi, tak ada, tak ada…
Keluarga kecilmu dirumah dan sekitar serta keluarga besarmu adalah tempat tinggalmu INDONESIA karena perbedaan akan membuatmu banyak belajar dan memahami.
Selamat melancong dan bersyukur…

No comments:

Post a Comment