Monday, 28 March 2016

COME BACK

assalammualaykum blog hahaha, sudah sangat lama aku tak menggelitik dirimu disini, karena pindah ke aghniaya.wordpress.com , ada banyak cerita yang aku akan sampaikan. Wah tak menyangka 2015 telah pergi. yap hal yang tak bisa diambil lagi adalah kamu waktu...

saaat ini aku sedang sibuk ddengan PPL dan Skripsi (tapi skripsinya engga maju-maju, akhirnya mood fire-fire hahahaha, laagi istirahat karena adzan dzuhur akan berkumandang). bulan makin berlalu dan sekarang sudah bulan ketiga (tidaaaaaaaaaaaak) waktunya mengembalikan dan berfikir keras untuk mengerjakan yang namanya project terakhir (karena libur PPL seminggu dan masih setengah-setengah kepikiran mengenai tema alam semesta) well.. iklannya udahan ya...

yap itu tulisan dibawah J.U.R.N.A.L akhirnya membuat aku kembali mengelitikmu para huruf.  aku ingin menceritakan tentang........ (suara drum bergetar atau ember hahahaha)

obrolan yan engga akan pernah habis dan buat galau remaja yang beranjak dewasa. yap ialah MENIKAH...

penikahan kake aldhi dan ka nova 25maret2016

eitsss, bukan galau karena pembelai laki-laki atau perempuan ya..
because, aku banyak belajar dari mereka (orang yang ada disekelilingku). Pernikahan bukan hal yang mudah, kenapa? banyak yang dipersiapkan. (beberapa orang bilang gampang ah tinggal ijab qablu aja, ada juga yang bilang biasa dan alasan lainnya). 
mengenalkan antara perempuan dan laki-laki dengan beda lingkungan, adab, perilaku membuat perjalanan  yang penuh lika-liku tapi semua bisa berjalan dengan baik saat dia "sekufu" dengan visi, misi yang sama karena "ibadah untuk Sang Raja Semesta". 

menikah mempunyai banyak arti, dari melepaskan kata lajang (gadis-perjaka), siap akan semua hal menjadi calon ibu-ayah, saat perempuan nantinya hamil. perilaku pun di ubah selaknya ibu dan ayah nantinya. 
menikah itu mempunyai dua keluarga yang akan kamu sayangi, tak boleh ada rasa segan atau hal buruk lainnya. 
menikah itu menerima buruk dan baiknya pasangan, apalagi yang tak pernah kamu kenal.
menikah itu belajar dan memulai bukan akhir, tapi membuat cerita awal.
menikah itu bisa dikatakatan "belahan jiwa" kenapa? yap karena apapun yang terjadi pada diri ini, pasangan WAJIB tahu bahkan melebihi orangtua, dan bisa jadi orangtua tidak tahu hal itu, karena memang sudah selaknya dua insan ini mengetahui mereka masisng-masing tanpa ada yang ditutupi, karena dia adalah orang yang kamu akan percaya sampai nantinya ajal menjemput. jadi? kalau bukan dia yang tau siapa lagi? 

tapi ternyata, pemahaman yang aku miliki sedikit ini, tidak semua orang yang menikah melakukannya. makanya masih adanya pepercahan antara pasangan yang sudah menikah. alasannya dia ini, dia itu atau apalah. berarti bisa ditarik kesimpulan bahwa mereka belum memahami arti MENIKAH yang sebenarnya dan mungkin ilmunya belum mencukupi. (husnudzon)

yap karena itulah di hari liburkuliah, aku memberanikan diri pada sosok hebat, beliau adalah ayah. menanyakan mengapa ia menikah dengan iyung, mengapa mau dan akhirnya memilih, kapan berpacaran, bagaimana kehidupan saat lajang dan hal lainnya. (karena menanyakan pada iyung merupakan sekolah pra-nikah dan mendengarkan cerita dari keluarga besar yang ditampung olehnya) menanyakan pada sosok hebat yaitu ayah adalah hal yang besar buatku, ayah adalah orang yang memiliki ego tinggi, suara tinggi, baik hati, sabar (hmm), hemmm apalagi ya yang pasti banyak sifat baik yang akhirnya hadir setelah eyang putri tiada... ya hormon beliau pokoknya ada di akulah ya contohnya gigi gingsul ini dari ayah hahaha. eitssss... lanjut lagi dari semua percakapan ayah hanya menjawab dengan jelas yaitu....

SEKUFU

dengan bingung beliau menanyakan, "ada apa kamu manyakan hal ini? ". senyum dan berbagai pendapat aku berikan dan akhirnya semua terangkum.

bila tak sekufu (seiman, seideologi, sederajat,seilmu,se--------) *karena belum ada arti yang pas untuk sekufu* mereka tidak akan menikah dan akhirnya mempunyai penerus ini. 
ditambah dengan adanya pendoman yaitu bagi agamaku Al Quran dan Hadist.

-karena bila seorang laki-laki sudah mantap dengan pilihannya, dan memberanikan diri kepada kedua orangtua perempuan, dan mereka sekufu. apapun rintangannya, InsyaAllah Sang Raja Semesta akan membatu. karena menikah adalah ibadah, semua dilakukan dengan cara yang baik akan berakhir dengan kebaikan dan sebaliknya hal yang tak berawal baik tak akan berakhir baik. seperti jodoh saja. karena man jadda wajadda- jodoh,meninggal,rezeki tak akan pernah tertukar. tapi bagaimana kamu memilih pilihanmu, karena pilihan didunia banyak sekali.-


saat kota Kembang sedang cerah dengan hujan rintik.
28 Maret 2016 

No comments:

Post a Comment